Pages

Selasa, 28 Februari 2012

GameFight: Kingdoms of Amalur VS Skyrim

Bukan rahasia lagi bahwa banyak game yang lahir di industri game karena terinspirasi satu sama lain. Melirik fitur terbaik dari franchise-franchise besar dan kemudian mengadaptasikkannya ke dalam sebuah seri baru memang bukanlah sesuatu yang dilarang di industri game. Mengapa? Karena pada dasarnya, pasar lah yang akan memutuskan apakah langkah ini cukup kuat untuk menarik perhatian mereka atau tidak. Dari semua game yang hadir belakangan ini, harus diakui bahwa ada kemiripan yang tidak terbantahkan antara dua game RPG Barat yang satu ini: Skyrim dan Kingdoms of Amalur.

Keduanya memang datang dari dua buah perusahaan yang berbeda. Skyrim yang merupakan seri kelima dari franchise Elders Scroll milik Bethesda telah berhasil mendapatkan pengakuan dunia sebagai game RPG terbaik di tahun 2011 silam. Sementara di sisi lain, pesaingnya – Kingdoms of Amalur: Reckoning dari Big Huge Games dan Electronic Arts merupakan salah satu game RPG yang cukup diantisipasi di tahun 2012 ini. Jauh sebelum dirilis, kedua game ini sudah diperbandingkan satu sama lain berkat kesamaan elemen yang mereka usung. Salah satu yang terkuat adalah kesamaan sumber ide yang datang dari sosok Ken Rolston yang dikenal di seri Elders Scroll dulu.

Atas elemen yang serupa inilah, tidak berlebihan rasanya untuk membawa kedua game ini ke dalam sebuah pertempuran mano-a-mano untuk memperbandingkan siapa yang lebih baik. Karena keduanya merupakan game RPG yang lahir dari dunia barat dengan karakteristik dan identitasnya yang spesifik, maka indikator pertarungan kali ini tentu berbeda dibandingkan dengan artikel GameFight: Battlefield 3 VS Modern Warfare 3 silam. Semua indikator yang dijadikan sebagai tema, secara subjektif, dipandang sebagai elemen-elemen yang memang menjadi penentu kualitas sebuah game RPG. Siapakah yang lebih baik? Mari kita simak!

Plot

Cerita harus diakui merupakan salah satu elemen yang paling penting di dalam sebuah game RPG. Sebagai game yang mengusung tema petualangan di dunia fantasi, plot adalah basis paling dasar untuk membangun keseluruhan dunia penuh keajaiban. Tanpa cerita yang kuat, perjuangan menyelamatkan dunia dan kerajaan hingga ratusan jam akan menjadi tak berarti sama sekali. Skyrim datang dengan sebuah line cerita yang jelas, terlepas dari kemungkinan yang ia hadirkan di dalam permainan. Ia datang dengan sebuah cerita yang tergambar secara eksplisit sejak awal. Sedangkan Amalur menghadirkan cerita secara pelan terbuka dan mengandung misteri hingga ke ujung permainan. Kingdoms of Amalur harus diakui menghadirkan jalur menghadirkan plot yang lebih menarik karena menimbulkan rasa penasaran bagi gamer yang memainkannya.

Skyrim ( 0 ) VS Kingdoms of Amalur ( 1 )

Freedom to Act

Sudah bukan rahasia lagi jika salah satu hal yang membuat game RPG Barat dan Jepang berbeda satu sama lain adalah kebebasan untuk bertindak dan sistem konsekuensi yang timbul darinya. Skyrim dan Amalur juga menyediakan fitur yang sama. Dari kedua game ini, Skyrim menghadirkan kebebasan yang paling absolut. Anda bisa melakukan apa saja di game ini. Walaupun sidequest dan main quest tersedia sebagai arah untuk bergerak, namun keduanya tidak menentukan apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan di Skyrim. Anda diberikan kebebasan sejauh Anda mampu memahami konsekuensi yang mungkin ditimbulkan. Di sisi lain, Amalur juga berusaha datang dengan ide yang sama, namun eksekusi yang sayangnya masih terbatas pada opsi-opsi tertentu. Kebebasan lebih banyak datang dari opsi-opsi yang disediakan dan konsekuensi yang terikat darinya, sehingga mengecilkan probabilitas untuk suatu tindakan. Salah satu contoh yang paling nyata? Di Skyrim, Anda bisa menjadi apa saja, sementara di Amalur, Anda hanya bisa memilih job-job tertentu yang disediakan.

Skyrim ( 1 ) VS Kingdoms of Amalur ( 1 )

Battle System

Elder Scrolls V: Skyrim adalah sebuah game action RPG murni, dimana elemen klasik seperti Active Time Battle dan Turn-Based sistem dimatikan untuk mendukung alur pertarungan yang lebih berjalan cepat dan lancar. Walupun demikian, ia masih bertahan pada “hukum” yang menjadi batas definisi sebuah game RPG. Sementara di sisi lain, Amalur merobohkan batas kecil tersebut dan menghadirkan sistem Action RPG yang lebih terasa sebagai sebuah game Hack and Slash ala Devil May Cry. Siapakah yang lebih baik di antara keduanya? Jawabannya adalah Skyrim.  Walaupun dekat dengan aksi yang cepat, Skyrim menghadirkan mekanisme battle unik yang mengandalkan diversifikasi pada probabilitas dual-wielding sang karakter utama. Oleh karena itu, ada banyak kombinasi yang bisa dihadirkan. Sementara di Amalur, pertarungan sangat terbatas pada senjata yang digunakan tanpa kemungkinan memunculkan gaya bertarung yang beragam dan berbeda dalam level yang signifikan. Skyrim memenangkan pertarungan yang satu ini.

Skyrim ( 2 ) VS Kingdoms of Amalur ( 1 )

World Design

Satu hal yang paling membuat Skyrim dan Amalur berbeda dan meraih popularitas di kalangan penggemar RPG Barat adalah luasnya dunia yang mereka tawarakan. Adalah sebuah kemustahilan untuk dapat menyelesaikan semua game in seperti game-game konvensional yang lain. Ada puluhan hingga ratusan tempat yang bisa Anda singgahi, dari kota, dungeon, hingga luasnya padang rumput yang mungkin Anda temui di sana. Terlepas dari game mana yang menyediakan lebih banyak kesempatan untuk mengeksplorasi semua tempat ini, lebih menarik untuk membahas siapa yang menyediakan dunia yang lebih indah secara visual. Skyrim mungkin dapat dengan landscape realistis bagaimana sebuah dunia mungkin ada, namun Amalur membawa arah fantasi penuh warna yang lebih kental. Tentu saja jauh lebih menarik untuk merasakan dunia yang lebih berwarna dibandingkan dunia yang gelap dan penuh keputusasaan. Oleh karena itu, Amalur berhak menyabet posisi kali ini.

Skyrim ( 2 ) VS Kingdoms of Amalur ( 2 )



Pages: 1 2


Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More