Pages

Sabtu, 18 Februari 2012

Solusi NetApp dalam Menghadapi Tantangan Big Data

Sebagai pemimpin industri storage yang hadir di 130 negara, NetApp menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi fenomena Big Data yang mengancam pertumbuhan bisnis, khususnya bagi perusahaan di segmen enterprise. Dengan volume data yang besar, para CIO mengalami kesulitan dalam mengelola volume data yang sangat besar ini. Maka dari itu, dalam acara media gathering yang diadakan di The Pinewood, Bogor, pihak NetApp memaparkan sejumlah masalah yang dihadapi oleh perusahaan, serta solusi yang hendak mereka tawarkan bagi para pelanggan.


Steven Law, Country Manager NetApp untuk Indonesia dan Filipina, mengatakan bahwa fenomena Big Data ini mendorong perusahaan untuk mengkaji ulang sistem storage mereka untuk menggunakan tantangan ini sebagai keuntungan. Hal ini dapat tercapai dengan mengedepankan pemanfaatan analisis data yang baik sehingga mendapatkan nilai data yang diperlukan untuk mendorong inovasi. Sayangnya, berdasarkan laporan Gartner, sekitar 85% perusahaan dalam daftar Fortune 500 akan gagal untuk mencapai tujuan tersebut.

Lalu, apa saja tantangan utama Big Data yang menghadang pertumbuhan bisnis perusahaan? Saat ini, data yang digunakan oleh perusahaan tidak hanya terpatok kepada teks dan angka, melainkan beragam tipe data lainnya dengan fidelitas yang tinggi dan menggunakan sistem algoritma yang lebih kompleks dan tidak efisien. Hal ini memengaruhi kecepatan perusahaan dalam mengikuti perkembangan informasi, apalagi sekarang data yang bereda menggunakan sistem real-time. Selain itu, perkembangan data informasi yang beredar mengharuskan perusahaan untuk menyedikan storage dengan volume yang besar, serta memperhitungkan lama waktu penyimpanan data.

Untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut, NetApp menawarkan solusi yang difokuskan kepada tiga faktor berikut:

1. Analitik yang difokuskan kepada penyediaan analisis yang efisien untuk menangani volume data yang besar. Tujuannya adalah untuk mendapatkan dan memanfaatkan informasi berharga yang membantu proses pengambilan keputusan yang lebih baik. Open Solution dari NetApp untuk Hadoop dapat mengurangi replikasi di beban server sehingga waktu respon terhadap permintaan data dipercepat dan mengurangi beban lalu lintas di server dan jaringan.

2. Bandwidth tinggi untuk mendukung proses analisis data yang kompleks dalam kecepatan tinggi, pengelolaan video streaming berkualitas tinggi, serta menangani proses video editing dan mengunggah video tersebut ke media.

3. Konten yang difokuskan kepada kebutuhan storage data yang besar, aman, dan memiliki skalabilitas tinggi. Storage GRID dari NetApp menyediakan skalabilitas dengan menghilangkan halangan data dalam bentuk block dan file sehingga mendukung penyimpanan data sebanyak yang diinginkan dan diperlukan oleh perusahaan.



Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More