Pages

Selasa, 28 Februari 2012

Telinga Mulai Tuli, Kaki Ikut-ikutan Susah Berdiri

img
Meski letaknya berjauhan, kaki dan telinga punya keterkaitan yang sangat erat di otak. Apabila telinga sudah mulai sulit mendengarkan suara, maka kaki akan ikut-ikutan susah berdiri sehingga mudah terjatuh akibat hilang keseimbangan.

Sebuah penelitian di John Hopkins University membuktikan, telinga yang kehilangan kemampuan mendengar sebanyak 25 dB (desibel) bisa meningkatkan risiko terjatuh sebanyak 3 kali lipat. Hilangnya pendengaran pada level ini masih diketegorikan tuli tingkat paling ringan.

Ketika tuli yang diderita bertambah parah, maka berkurangnya pendengaran tiap 10 dB akan meningkatkan risiko terjatuh sebanyak 1,4 kali lipat. Pada tuli dengan kategori sedang atau sudah kehilangan kemampuan mendengar sebanyak 45 dB, risiko terjatuh meningkat hingga 6 kali lipat.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr Frank Lin tersebut melibatkan 2.017 partisipan berusia antara 40 tahun hingga 69 tahun. Para ilmuwan melakukan penelusuran atas riwayat gangguan pendengaran dan pengalaman terjatuh yang dialami partisipan sejak tahun 1971.

Menurut penelitian yang juga dipublikasikan dalam Archieve of Internal Medicine ini, salah satu penyebabnya adalah berkurangnya kewaspadaan. Saat telinga seseorang sulit mendengar, maka gambaran situasi di lingkungannya akan buyar sehingga sulit berdiri dengan seimbang.

Kemungkinan lainnya adalah, beban otak meningkat karena harus memproses keseimbangan dengan rangsang suara yang terbatas. Kondisi ini memicu beban tersendiri bagi kemampuan kognitif atau kecerdasan, sehingga kerja otak menjadi lebih berat dan susah mengatur keseimbangan.

"Pusat pendengaran dan keseimbangan sama-sama terletak di dalam telinga. Sebenarnya ada juga kondisi yang mempengaruhi pendengaran sekaligus keseimbangan, misalnya penyakit Meniere. Butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikannya," kata Crystal Rolfe, seorang ahli telinga yang tidak terlibat dalam penelitian ini seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (28/2/2012).



Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More