Pages

Selasa, 21 Februari 2012

Panduan Makan Bagi Ibu Hamil Vegetarian

img
Wanita hamil vegetarian bisa dengan aman mengonsumsi makanan vegetarian selama kehamilan jika mengambil tindakan tertentu. Banyak wanita vegetarian khawatir tentang efek diet yang mungkin terjadi pada bayi selama kehamilan. Namun, dengan perencanaan makan yang hati-hati, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Diet vegetarian selama kehamilan dapat memberikan ibu dan bayi dengan semua nutrisi yang tepat yang mereka butuhkan," kata Rachele Dependahl, RD, seorang ahli diet di Cedars-Sinai Medical Group di Beverly Hills, California seperti dilansir dari EverydayHealth, Selasa (21/2/2012).

Ada aspek positif untuk mempertahankan diet vegetarian selama kehamilan. Menjadi vegetarian dapat membantu menjaga kerusakan gigi, yang merupakan masalah yang umum selama kehamilan. Selain itu, diet vegetarian secara umum, menurunkan resiko dari kondisi berikut:

1. Kegemukan
2. Hipertensi
3. Sembelit
4. Penyakit jantung
5. Diabetes tipe 2
6. Kanker
7. Batu empedu

Kelebihan lainnya untuk menjadi vegetarian, adalah bahwa kebanyakan wanita vegetarian makan junk food lebih sedikit dan mengonsumsi makanan yang lebih bergizi. Mempertahankan diet vegetarian selama kehamilan dapat menjadi pilihan yang sehat.

"Mungkin butuh lebih banyak pekerjaan dan perencanaan makan yang efektif untuk mengikuti diet vegetarian yang sehat selama kehamilan. Secara umum, vegetarian semakin sulitnya untuk memenuhi kebutuhan gizi." Namun, suplemen makanan mungkin dapat mengisi kekurangan nutrisi," kata Martha K. Grodrian, RD, ahli nutrisi di Good Samaritan Hospital, Dayton, Ohio.

Seorang vegetarian lacto ovo bisa mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk kehamilan yang sehat melalui makanan dan suplemen multivitamin atau mineral. Vegetarian lacto ovo yaitu orang yang juga makan susu dan telur.

Vegan A, yaitu yang menghindari semua produk hewani, perlu mengambil suplemen vitamin B12 dan zat besi dan mungkin perlu untuk mengonsumsi kalsium, seng, dan vitamin D. Pedoman gizi untuk wanita hamil vegetarian adalah sama seperti untuk wanita non vegetarian yang sedang hamil.

"Semua wanita hamil membutuhkan zat besi tambahan, kalsium, folat, asam lemak esensial seperti DHA, seng, protein," kata Grodrian.

Secara khusus, wanita hamil vegetarian harus mengkonsumsi makanan berikut:

1. Sekitar 6-11 porsi roti, nasi sereal, dan pasta (memilih gandum bila mungkin) per hari.
2. Sekitar 4-5 porsi sayuran per hari.
3. Sekitar 4 atau lebih porsi buah perhari.
4. Sekitar 8 porsi susu atau alternatif susu, misalnya 1 cangkir kacang merah yang dimasak sebagai alternatif susu.
5. Sekitar 3-4 porsi kacang-kacangan atau alternatif kacang.
6. Sekitar 2 porsi asam lemak omega 3 untuk DHA, yang ditemukan dalam minyak biji rami, kenari, tahu, dan telur yang diperkaya omega 3.

Lemak, permen, dan junk food harus diminimalkan, dan wanita hamil harus berhati-hati untuk menghindari makanan berikut:

1. Keju lunak yang tidak dipasteurisasi, seperti brie dan feta.
2. Susu yang tidak dipasteurisasi.
3. Sayur-sayuran, kecambah segar, serta jus buah dan sayuran yang tidak dipasteurisasi, yang dapat berisi bakteri seperti E. coli dan salmonella.

Susu atau keju yang tidak dipasteurisasi dapat membawa risiko listeriosis suatu penyakit yang dibawa makanan yang disebabkan oleh bakteri. Meskipun mungkin diperlukan sedikit usaha, mengikuti diet vegetarian saat hamil juga dapat menyehatkan.


Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More