Pages

Rabu, 11 Januari 2012

Diabetes Bisa Langsung Butakan Mata Tanpa Didahului Gejala

img
Retinopati diabetik atau kerusakan retina mata akibat komplikasi diabetes bisa memicu kebutaan permanen tanpa didahului gejala. Pemeriksaan mata secara rutin menjadi satu-satunya pencegahan, sebab kebanyakan pasien tidak mengalami gejala awal sama sekali.

"Gejala paling umum pada Retinopati Diabetik (RD) adalah tidak ada gejala," tegas Dr Satya Prabha Kotha, Koordinator Lapangan Pencegahan RD dari Helen Keller International di sela-sela Workshop Penanganan Laser untuk RD di Klinik Mata Kirana RS Cipto Mangunkusumo, Rabu (11/1/2012).

Dokter asal India ini mengatakan, banyak pasien datang ke klinik dalam kondisi sudah terlambat karena menunggu gejalanya muncul. Padahal jika rajin periksa, kerusakan pembuluh darah bisa terdeteksi sejak dini sebelum kerusakan itu mencapai retina.

Makin dini kondisi ini terdeteksi, penanganannya akan semakin mudah antara lain dengan menembakkan laser selama kurang lebih 20 menit tergantung tingkat kerusakan. Namun jika terlanjur buta, maka sebagian besar kerusakan retina sudah tidak bisa diperbaiki dengan cara apapun.

Meski sebagian besar tidak didahului gejala, Dr Satya mengatakan kadang-kadang ada gejala yang perlu diwaspadai oleh para pengidap diabetes yakni jika pandangan mata mulai kabur. Pada beberapa orang, penglihatan juga terganggu oleh bayangan hitam yang tampak melayang-layang (floating).

Namun secara umum, stadium awal RD sering terabaikan karena gejalanya sulit dikenali. Oleh karena itu Dr Satya mengatakan, penderita diabetes di atas usia 12 tahun sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mata sedikitnya sekali dalam setahun.

Pemeriksaan bisa dilakukan di hampir semua klinik mata, khususnya yang memiliki fasilitas opthalmoscopy atau funduscopy. Sayangnya, di Indonesia tidak semua layanan kesehatan dasar seperti puskesmas punya alat semacam itu sehingga untuk periksa harus mendatangi rumah sakit atau klinik mata.

Dr Satya menambahkan, 8 persen dari seluruh pengidap diabetes tipe apapun punya risiko mengalami kebutaan akibat RD. Pada diabetes tipe I (DM-1), 90 persen pengidapnya akan mengalami RD dengan berbagai tingkat keparahan setelah melewati usia 20 tahun.



Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More