Pages

Rabu, 08 Februari 2012

Bidan Tak Dengar Bel Pintu, Ibu Bersalin di Depan Pintu Klinik

img
Lisa McNeil (dok. dailymail)
Fife, Inggris, Seorang wanita harus melahirkan di depan pintu rumah sakit dengan suhu minus karena tak ada bidan dan petugas medis lainnya yang mendengar bel pintu di unit maternitas.

Pada salah satu malam paling dingin dengan suhu udara minus 4 derajat celsius, Lisa McNeil (25 tahun) harus melahirkan putranya di ambang pintu Victoria Hospital di Kirkcaldy, Fife, Inggris.

Ia berulang kali mencoba memanggil petugas medis dengan membunyikan bel dan mengetuk pintu, namun tak ada satu pun petugas medis yang mendengar. Kondisi mendesak akhirnya membuat Lisa harus membuka celana dan melahirkan putranya Jackson di ambang pintu rumah sakit dengan suhu beku.

Lisa hanya dibantu oleh ibunya, Karen Barnes (46 tahun), dengan menggunakan kardigan sebagai jaring pengaman untuk mencegah kepala bayi langsung membentur beton.

Keluarga mengatakan menunggu selama 6 menit sebelum akhirnya bidan tiba. Karen bahkan menggunakan kukunya untuk mencoba membuka pintu rumah sakit.

Untuk kasus ini, NHS Fife menyalahkan bel yang lambat sehingga membuat bidan tidak dapat mendengar. Bukti telepon dan video menunjukkan setidaknya 3 menit dan 49 detik antara bel pertama ditekan dan petugas medis tiba.

Untungnya, Jackson lahir dengan sehat dan selamat dengan berat badan 4 kg. Namun pengalaman itu sangat memalukan dan mengerikan bagi ibunya, Lisa.

"Ini seperti film horor. Saya merasa sangat sakit dan pendarahan. Itu nyata. Mereka tahu saya datang, tapi tidak ada yang mendengar jeritan kami meminta bantuan. Kami mencoba 6 menit untuk masuk sebelum saya punya pilihan untuk melahirkan di luar rumah sakit," jelas Lisa McNeil, seperti dilansir Dailymail, Rabu (8/2/2012).

Saat melahirkan, Lisa sama sekali tidak memikirkan apa yang dipikirkan orang lain yang melihatnya. Ia harus melahirkan di luar sebuah rumah sakit, di depan orang asing.

"Tak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi pada Jackson jika ibu saya tidak menangkapnya dengan kardigan. Kepalanya bisa membentur beton trotoar," tutur Lisa.


Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More