Pages

Kamis, 12 Januari 2012

PowerTrekk: Charger Portabel Bertenaga Air

Gadget sudah menjadi bagian hidup terpenting bagi banyak manusia modern saat ini. Khusus untuk orang yang memiliki mobilitas tinggi, memastikan daya gadget-gadgetnya dalam kondisi terisi penuh bukanlah yang mudah karena tidak semua tempat menyediakan sakelar. Atau, orang tersebut tidak memiliki cukup waktu untuk mengisi daya gadget-gadgetnya selama beberapa waktu karena ia harus segera berpindah tempat.

Kebutuhan akan sebuah charger portabel semakin meningkat. Namun, bukan charger portabel biasa, tetapi charger portabel yang tidak tergantung dengan daya listrik. Mungkinkah itu terjadi?

Sebuah perusahaan Swedia berhasil mengembangkan sebuah charger untuk telepon genggam, kamera, dan perangkat GPS dengan hanya bantuan sedikit air. Ya, charger tersebut bekerja ditenagai dengan air! Charger yang diberi nama PowerTrekk tersebut didesain khusus bagi orang-orang yang menghabiskan waktunya jauh dari listrik dan tidak memiliki akses listrik di tempat-tempat terpencil. Sangat cocok untuk para traveler dan orang-orang yang bekerja di lokasi jauh dari pusat listrik.


PowerTrekk hanya membutuhkan satu sendok makan air dan ia dapat memproduksi daya baterai selama 10 jam. Bagaimana itu bisa terjadi? Produk ini bekerja melalui reaksi kimia. Air, yang merupakan sumber energi charger ini, bereaksi dengan “komposisi” spesial produk ini, sodium silicide, untuk memproduksi gas hidrogen. Sebagai informasi, PowerTrekk merupakan produk komersial pertama yang menggunakan sodium silicide.

Produk ini kompatibel dengan semua perangkat yang memiliki port USB. PowerTrekk dapat diisi dengan semua jenis air, termasuk air laut dan genangan—asal tidak tercampur dengan lumpur atau sedimen lainnya.

Walau bisa berjalan hanya dengan tenaga air, produk ini tetap disertai slot baterai portabel yang bisa digunakan sebagai charger atau tenaga untuk memasang lampu. Pengguna bisa memiliki antara dua jenis daya, 1Kw atau 3Kw.


PowerTrekk pertama kali dipamerkan tahun lalu di Mobile World Congress di Barcelona. Versi terbarunya dipamerkan di Consumer Electronic Show (CES) yang saat ini sedang berlangsung di Las Vegas.

Rencananya, produk ini akan dilempar ke pasar Eropa pada Mei atau Juni tahun ini dengan harga €199 dengan penggantian baterai sodium seharga €2.




Sumber

0 komentar:

Posting Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More