Pages

Sabtu, 28 Januari 2012

Serunya Berburu Foto Ala iPhonesia


Bandung - Serombongan orang berlari-lari. Heboh mencari objek foto. Sebagian lagi berusaha menyetop angkot dan bertanya ke orang yang lalu lalang. Ada kehebohan di Kota Bandung.

Yah, kehebohan di Kota Bandung kali ini disebabkan oleh lebih dari 50 orang anggota iPhonesia Jakarta dan Bandung yang tengah menggelar acara Foto Race. Acara berburu objek foto ini juga sekaligus gathering dari komunitas yang baru dibentuk November 2010 lalu ini.

"Ini sekaligus gathering member kita. Dan kebetulan antara Bandung dan Jakarta dekat. Ya sudah, kita buat saja acaranya biar seru," ungkap Aries Lukman, founder iPhonesia, saat berbincang dengan detikINET di Bandung, Sabtu (28/1/2012).

Serunya kopdar para penggila mobile photograpy ini juga dirasakan oleh detikINET yang berkesempatan mengikuti perburuan objek foto ini. Saat berburu, seluruh peserta dibagi menjadi beberapa tim kecil.

Tiap timnya terdiri dari 5 orang member Jakarta dan 1 orang member Bandung. Tim-tim ini kemudian berkompetisi untuk mendapatkan objek foto yang diposting oleh panitia di akun twitter iphonesia. Tiap petunjuk terdiri dari satu objek besar dan dua objek kecil.

"Ada objek foto besar dan kecil. Tiap tim harus mendapatkan objek-objek tersebut dan diupload. Total ada 11 objek besar yang harus didapatkan untuk mendapatkan poin. Poin ini nanti diakumulasi untuk menentukan siapa tim juaranya," jelasnya.

Beberapa tempat yang menjadi objek foto adalah Braga City Walk, Cikapundung, Jalan Viaduct, Jalan Wastukencana, Taman Maluku, Dago Cikapayang, Monumen Perjuangan Jabar, Gedung Sate, Museum Geologi, Grapari Telkomsel Jalan Banda, ITB dan berakhir di Tree House, Jalan Hasanudin.

Saat berburu foto tiap tim menggunakan strategi masing-masing demi mengejar poin. Ada yang berjalan kaki, naik ojek, dan bahkan ada pula yang carter angkot. Tapi bukan menjamin bahwa dengan naik kendaraan malah bisa lebih cepat mendapatkan objek foto. Buktinya ada seorang peserta yang malah justru lebih lama karena nyasar saat naik ojek.

"Di petunjuk keempat saya pakai ojek. Pas ditanya katanya tahu tempatnya, eh malah nyasar jauh banget sampai ke Secapa AD, Hegar Manah. Padahal objeknya itu patung Pasteur di Taman Maluku, Jalan Ambon. Kepaksa deh balik lagi udah petunjuk ketujuh," kata seorang peserta menceritakan pengalamannya.

Acara yang didukung oleh Telkomsel ini berakhir di Tree House Cafe. Sambil melepas lelah dan menunggu penjurian, masing-masing peserta saling membagi pengalamannya. Seru!



Sumber 

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More