Pages

Sabtu, 11 Februari 2012

Heboh Telur Ping Pong yang Bisa Bikin Pria Mandul

img
China dihebohkan dengan telur yang dapat memantul setelah direbus dan diduga dapat membuat pria menjadi mandul jika dikonsumsi. Saat ini, pihak berwenang sedang menyelidiki telur ini. Kuat dugaan bahwa telur ini adalah telur palsu.

Telur tersebut oleh warga setempat disebut 'telur karet' atau 'telur ping pong' karena terlalu sulit untuk dimakan. Hal ini makin meningkatkan kecurigaan bahwa telur ini adalah palsu. Telur karet ini dijual dalam jumlah kecil di pasar lokal.

"Investigasi saat ini sedang dilakukan untuk menenangkan para konsumen yang khawatir setelah beberapa orang diduga membeli telur palsu yang dibuat oleh orang tak bertanggung jawab yang ingin mencari keuntungan," demikian seperti dilaporkan kantor berita Xin Hua dan dilansir oleh Reuters, Sabtu (11/2/2012).

Kantor berita tersebut juga menjelaskan bahwa pengerasan pada telur tersebut bisa disebabkan oleh kejadian alam. JIka ayam mengkonsumsi sejumlah besar makanan yang diperkaya senyawa gossypol akan menghasilkan telur yang terlalu kenyal dan mengeras. Senyawa gossypol diketahui dapat mengikat protein dalam kuning telur.

"Gossypol biasanya ada dalam sisa benih kapas yang ditambahkan dalam pakan ayam sebagai sumber protein tambahan. Dosis besar senyawa tersebut akan menekan aktivitas sperma karena gossypol telah diuji untuk digunakan dalam pil kontrasepsi pria," jelas Xin Hua.

Kekhawatiran akan keamanan produk makanan bukanlah hal yang baru di China. Sudah banyak pemberitaan mengenai kasus minyak goreng palsu, susu tercemar, dan semangka yang meledak karena diberi terlalu banyak pupuk.

Pada tahun 2008, setidaknya enam anak meninggal dunia dan hampir 300.000 orang sakit karena susu bubuk yang dicampur melamin, yaitu bahan kimia yang banyak digunakan dalam industri makanan. Melamin ditambahkan dalam produk susu yang berkualitas rendah atau encer untuk membohongi instansi kesehatan yang melakukan inspeksi dengan memberikan label kadar protein tinggi yang menyesatkan.


Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More