Pages

Sabtu, 11 Februari 2012

Luka Bekas TBC Rentan Diserang Kanker Paru

img
Berbagai penelitian menunjukkan, riwayat infeksi Tuberculosis (TBC) bisa meningkatkan risiko kanker paru. Tidak secara langsung menjadi pemicunya, tetapi awalnya luka bekas infeksi TBC mudah teriritasi sehingga gampang diserang pemicu kanker.

"Beberapa penyakit paru bisa meningkatkan risiko kanker, misalnya infeksi TBC dan PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis)," kata Dr Achmad Hudoyo, SpP(K), ahli kanker paru dari RS Persahabatan, Sabtu (11/2/2012).

Menurut Dr Hudoyo, infeksi TBC meski sudah sembuh seringkali meninggalkan bekas atau flek pada paru-paru. Bekas ini lebih sensitif dibanding jaringan lain di sekitarnya, sehingga mudah mengalami iritasi ketika terlibat kontak dengan pemicu kanker.

Pemicu kankernya sendiri ada bermacam-macam, salah satunya yang paling bertanggung jawab adalah kebiasaan merokok. Statistik di seluruh dunia menunjukkan, 9 dari 10 pasien kanker paru memiliki riwayat sebagai perokok aktif atau first hand smoker.

Bahkan ketika seseorang sudah berhenti merokok, racun-racun yang masih mengendap di paru-paru masih bisa memicu kanker. Risiko kanker baru bisa disamakan dengan orang yang tidak merokok, setelah mantan perokok berhenti merokok selama 15 tahun.

Pemicu kanker paru yang lain adalah paparan gas radon, yakni senyawa radioaktif yang berasal dari perut bumi dan sering muncul dari celah-celah retakan tegel. Asbes yang masih sering dipakai sebagai atap rumah maupun pelapis onderdil mesin juga termasuk pemicu kanker paru.

Polusi udara di luar ruangan yang berasal dari pembakaran industri maupun mesin kendaraan bermotor juga bisa memicu kanker. Namun hingga saat ini, perbandingan jumlah kasus kanker paru yang dipicu oleh polusi asap kendaraan dan industri masih sulit diprediksi.



Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More