Pages

Jumat, 03 Februari 2012

Kakek 102 Tahun Jadi Pasien Operasi Tertua di Dunia

img
John Lawrence Randal (dok. dailymail)
West Yorkshire, Seorang kakek berumur 102 tahun baru-baru ini menjalani operasi pergantian pinggul kiri agar bisa terus semangat untuk berkebun. Di usianya yang lebih dari 100 tahun, kakek ini diyakini sebagai pasien tertua di dunia yang menjalani operasi.

John Lawrence Randal (102 tahun) yang lebih akrab disapa Laurie, pertama kali menjalani operasi pinggul pada tahun 1989. Baru-baru ini dia menjalani 2 jam operasi pergantian pinggul kirinya. Dengan usianya yang sudah tidak muda lagi, keluarga berencana menghubungi Guinness Book of Records agar bisa resmi menobatkannya sebagai pasien operasi tertua di dunia.

"Bahkan pada usia 101 tahun ia masih menggali kebunnya dan dia memutuskan untuk mengganti pinggul agar bisa melanjutkan pekerjaannya itu," jelas cucunya, Gillian Coates, seperti dilansir Dailymail, Jumat (3/2/2012).

Meski butuh perjuangan agar ia bisa berkebun lagi, tapi menurut kakek Lawrence setidaknya ia bisa berdiri dan berjalan-jalan lagi setelah operasi. Cucunya mengatakan sang kakek tidak pernah merasa baik bila hanya duduk diam.

Sebelum operasi ini, kakek yang berasal dari Pontefract, West Yorkshire, ini juga telah menjalani operasi pergantian pinggul kanannya pada tahun 2006.

"Operasi itu sukses fantastis dan kami sangat bangga padanya. Dia ingin hidup sampai 105 tahun, tapi tidak bila hanya duduk di kursi roda," jelas Coates.

Laurie baru saja menjalani check-up pasca operasi di Pinderfields Hospital di Wakefield, West Yorks. Coates menambahkan bahwa operasinya kali ini bahkan lebih berbahaya karena pinggul Laurie telah diganti dengan pinggul buatan.

"Dokter mengatakan kepadanya bahwa mengangkat pinggul buatan jauh lebih kompleks daripada mengangkat pinggul alami, karena struktur penuh perlu keluar. Dia tak takut meski dokter memberitahu risikonya, bahkan dokter mengatakan ia mengobrol dengan dokter saat proses operasi berlangsung," ujar Coates.

Dia selalu mengatakan harus mencoba hal-hal yang mungkin dilakukan. Itu adalah sikap yang mendorong dia untuk mempertaruhkan nyawanya dan menjalani operasi.


Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More