Pages

Sabtu, 30 Juni 2012

Kenapa kita bisa kena dehidrasi meski di udara dingin

Tahukah kamu kalau 75 % tubuh kita terdiri dari cairan, Pocarian? Ternyata cairan di dalam tubuh tidak hanya berupa air saja lho, tapi juga berupa elektrolit seperti  Kalium, Natrium, Klorida dan Magnesium yang fungsinya sangat penting  bagi kelangsungan hidup kita. Aktivitas sehari-hari tentunya membutuhkan banyak cairan agar semua kegiatanmu berjalan lancar. Namun, terkadang kondisi lingkungan seperti cuaca dan tempat beraktivitas membuat cairan di tubuh kamu jadi mudah hilang dan pemasukan cairan yang masuk ke tubuh kamu semakin sedikit!

Dalam sehari, total cairan yang masuk dan keluar dalam tubuh kita ternyata sama lho! Kira-kira sekitar 2000-2500 ml cairan. Lewat makanan dan minuman, cairan di tubuh kamu masuk dan menjadikan energi untuk kamu beraktivitas. Cairan tubuh kamu akan hilang lewat cara penguapan atau keringat dan saluran kencing atau urine. Keluar dan masuknya cairan tubuh tentu harus seimbang agar aktivitas kamu lancar.

Lalu, gimana kalau lebih banyak cairan tubuh yang keluar dibanding yang masuk ya? Itulah yang disebut dehidrasi, Pocarian!  Keadaan saat tubuh seseorang mengalami gangguan akibat kekurangan cairan. Terus gimana kita tahu kalau kita terkena dehidrasi? Kalau kamu merasakan hal seperti gejala  mulut kering, jumlah kencing (urin) kurang atau berwarna kuning tua, kram otot, lemas, agak pusing, dll, berarti kamu sedang mengalami dehidrasi.

Namun, terkadang kita tidak menyadari juga lho terkena dehidrasi, apalagi di tempat dengan udara yang dingin atau bersuhu rendah. Pada suhu dingin/sejuk misalnya dalam ruangan yang menggunakan AC, seringkali atau umumnya mempunyai udara yang kering berarti kelembaban udaranya  rendah. Suhu udara rendah atau dingin biasanya tidak merangsang keinginan untuk minum atau seseorang tidak merasa haus, sehingga pemasukan air hanya sedikit, biasanya keinginan untuk buang air kecil juga berkurang. Pada saat terjadi dehidrasi, bukan cuma air saja yang berkurang tapi juga elektrolit kita. Kalau hal tadi kamu biarkan aja bisa berakibat jelek lho, Pocarian! Karena fungsi tubuh kamu akan menurun dan aktivitas kamu tentunya akan terganggu.

Biar aktivitas kamu nggak terganggu karena terkena dehidrasi di udara dingin seperti di ruangan ber-AC, cairan yang keluar dari tubuh perlu segera diganti dengan minum air atau cairan ber-elektrolit dengan jumlah cukup secara teratur. Jadi, jangan sampai kamu menunggu dulu rasa haus kamu baru minum ya! Selamat kembali beraktivitas, Pocarian!
 
 
Sumber 

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More