Pages

Jumat, 29 Juni 2012

Tidur Siang Bisa Kurangi Risiko Sakit Jantung

img
   
Kelelahan kronis bisa menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung, apalagi jika sudah punya riwayat penyakit jantung. Salah satu cara mudah untuk mengurangi risiko ini adalah dengan tidur selama 30 menit saat istirahat siang.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur siang bisa mengurangi risiko sakit jantung hingga 37 persen, khususnya pada laki-laki. Bukan berarati tidur siang tidak bermanfaat bagi perempuan, tetapi memang efeknya bagi jantung lebih teramati pada laki-laki.

Lagipula kalau dilihat dari cara kerjanya, maka tidur siang bisa memberikan manfaat bagi siapa saja. Kalaupun dalam penelitian ini efeknya lebih tmapak pada laki-laki, itu dikarenakan risiko sakit jantung umumnya memang lebih sering dialami oleh kaum laki-laki.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan melakukan pengamatan terhadap 23.681 laki-laki dan perempuan dengan rentang usia antara 20-86 tahun. Seluruh partisipan adalah orang dewasa sehat, tidak punya riwayat sakit jantung maupun penyakit kronis lain sebelumnya.

Para ilmuwan mengamati kebiasaan tidur siang para partisipan, membandingkannya dengna gaya hidup serta faktor risiko lain lalu mengamati perkembangan kesehatan jantungnya. Hasilnya menunjukkan, makin rajin tidur siang maka risiko untuk terkena serangan jantung makin rendah.

Partisipan yang memiliki kebiasaan tidur siang, berapapun durasinya memiliki risiko sakit jantung 34 persen lebih rendah. Efek yang paling optimal diperoleh partisipan yang biasa tidur siang dalam durasi 30 menit, yakni risiko sakit jantungnya lebih rendah 37 persen.

Menurut para peneliti, tidur siang dapat memulihkan kondisi fisik dan mental yang drop akibat kruang tidur pada malam harinya atau karena kelelahan saat bekerja. Dikutip dari Pakobserver, Jumat (29/6/2012), tidur siang juga memberi efek relaksasi, serta dapat mengurangi level stres.


Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More