Pages

Rabu, 06 Juni 2012

Manakah yang Baik untuk Bayi, Sereal Beras Putih Atau Beras Merah?



img
  Orangtua sangat mengantisipasi pemberian makanan padat pertama kali ke bayinya yang biasanya dimulai dengan sereal beras putih. Tetapi apakah pemberian sereal beras putih tersebut aman untuk si kecil?

Selama 50 tahun dokter anak telah merekomendasikan makanan padat pertama bagi bayi yang tepat adalah sereal beras putih. Sereal beras putih bebas gluten dan bebas alergi, yang mudah dicerna oleh kebanyakan bayi.

Tapi Dr. Alan Greene, dokter anak di Stanford University telah mempelajari hal ini dan menyatakan bahwa sereal beras putih rentan terhadap obesitas. Bahkan sereal beras putih merupakan salah satu epidemi obesitas pada anak.

"Sereal beras putih memang bermanfaat terhadap pencernaan, tetapi sereal ini juga tinggi kalori dan terbuat dari tepung putih olahan. Hal ini sama saja seperti membuat bayi Anda seperti makan sesendok gula," kata Greene seperti dilansir dari abcnews, Rabu (6/6/2012)

Sebaliknya, Greene menyarankan bahwa sereal beras merah atau gandum padat yang dikombinasikan dengan bubur buah-buahan dan sayuran adalah pilihan yang sehat untuk bayi. Perbedaan kandungan glukosa pada beras putih dan beras merah sangat besar.

"Obesitas adalah tentang kelebihan kalori, bukan tentang makanan tertentu. Ide untuk memfokuskan perhatian terhadap sereal beras merah dibandingkan beras putih diperkaya bukan merupakan strategi yang tepat," kata Keith Ayoob, seorang profesor pediatri di Albert Einstein College of Medicine.

Perilaku orangtua juga memberikan kontribusi yang besar terhadap kesehatan bayi. Orangtua yang memberi makan bayi untuk menenangkan bayi ketika rewel dan bukan ketika bayi lapar, lebih mungkin untuk berkontribusi terhadap kelebihan berat badan daripada memilih untuk memberi makan sereal beras putih atau beras merah.

American Academy of Pediatrics tidak membedakan antara sereal beras putih atau sereal beras merah, tapi malah merekomendasikan bahwa sereal yang baik untuk bayi Anda adalah yang diperkaya zat besi.


Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More