Pages

Senin, 04 Juni 2012

Patella Chondromalacia, Tulang Rawan Rusak di Tempurung Lutut

img

Deskripsi

Tempurung lutut di bawah lutut Anda adalah tulang rawan yang merupakan shock absorber alami. Cedera berlebihan atau faktor lain dapat menyebabkan kondisi yang dikenal dengan patella chondromalacia yang merupakan istilah umum kerusakan pada tulang rawan di bawah tempurung lutut di bawah Anda. Patella Chondromalacia dikenal dengan sindrom sakit patellofemoral. Gejala yang paling umum adalah nyeri lutut yang meningkat ketika Anda berjalan naik atau turun tangga. Perawatan sederhana seperti istirahat dan penerapan es dapat meringankan nyeri, tapi kadang-kadang terapi fisik atau bahkan operasi diperlukan untuk meringankan rasa sakit patellofemoral.

Penyebab

Dokter tidak yakin apa sebenarnya yang menyebabkan sindrom nyeri patellofemoral, tapi mungkin berhubungan dengan: 1. Stres yang berulang pada sendi lutut Anda 2. Tulang tidak sejajar, nyeri patellofemoral dapat terjadi jika tulang di lutut atau kaki tidak sejajar dengan benar. 3. Cedera, trauma pada tempurung lutut, seperti dislokasi atau fraktur, telah dikaitkan dengan sindrom nyeri patellofemoral.

Gejala

Sindrom nyeri patellofemoral biasanya menyebabkan rasa sakit dan nyeri pada bagian depan lutut. Nyeri ini dapat diperburuk ketika Anda: 1. Berjalan naik atau turun tangga 2. Berlutut atau jongkok 3. Duduk dengan lutut ditekuk dalam waktu yang lama

Pengobatan

Jika nyeri lutut tidak membaik dalam beberapa hari, konsultasikan dengan dokter Anda. Pengobatan nyeri patellofemoral sering dimulai dengan langkah-langkah sederhana. Istirahatkan lutut Anda sebanyak mungkin. Hindari kegiatan yang meningkatkan rasa sakit, seperti naik tangga. Jika diperlukan, konsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti acetaminophen atau penghilang rasa sakit non-steroid anti-inflamasi, seperti aspirin atau ibuprofen. Jika obat tidak mampu mengatasi rasa sakit, Anda mungkin perlu menjalani terapi. Kasus patella chondromalacia yang kronis kadang memerlukan proses bedah, tetapi itu jarang terjadi. Sumber: MayoClinic



Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More